Rabu, 13 Oktober 2021

Tanaman Stevia Sebagai Pengganti Gula, Lebih Sehat?

 

Apakah Anda pernah mendengar bahan makanan sebagai pengganti gula? Ada berbagai bahan pengganti gula, yaitu yang termasuk kategori pemanis alami, alkohol gula, dan pemanis buatan. Stevia sendiri tidak termasuk ke dalam ketiga kategori tersebut. Tanaman stevia dikategorikan sebagai pemanis baru (novel sweeteners). Mengapa demikian? Apakah dengan begitu, stevia mengandung banyak manfaat dibanding pemanis lainnya?

Apa itu stevia?

Stevia diekstraksi dari daun tanaman yang masuk ke dalam famili Ateraceae, sering dikaitkan dengan tumbuhan daisy atau ragweed. Di Paraguay dan Brasil, sudah ratusan tahun, orang-orang menggunakan daun dari tanaman Stevia rebaudiana (Bertoni) untuk memaniskan makanan. Bahkan stevia digunakan untuk pengobatan tradisional untuk mengobati masalah perut, luka bakar, dan terkadang dipakai sebagai kontrasepsi di negara tersebut.

Berikut ini adalah beberapa macam tipe stevia:

Stevia dengan daun hijau

  • Diproses dari semua tipe stevia
  • Unik karena daun hijau stevia tidak mengandung kalori atau gula, tapi rasanya manis
  • Digunakan di Jepang dan Amerika Selatan selama ribuan tahun sebagai pemanis alami dan pengobatan
  • Memiliki rasa yang sangat manis, 30-40 kali lebih manis dibandingkan gula
  • Memiliki manfaat yang dikaitkan dengan level gula darah, kanker, kolesterol, tekanan darah tinggi
  • Cara mengonsumsinya yang baik adalah dengan mengonsumsi secukupnya

Ekstrak stevia

  • Kebanyakan produk mengekstraksi bagian manis dan sedikit pahit (rebaudioside) dari stevia. Tidak ada manfaat kesehatan yang ditemukan pada stevioside (daun stevia yang manis).
  • Tidak memiliki kalori atau gula
  • Memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan stevia yang berasal dari daunnya
  • Bahkan 200 kali lebih manis dibandingkan dengan gula

Apakah tanaman stevia aman untuk dikonsumsi?

Kebanyakan orang merasa baik-baik saja setelah mengonsumsi stevia, namun perlu ditekankan bahwa reaksi stevia pada setiap orang akan berbeda-beda. Manfaat dan efek dari mengonsumsi stevia tergantung pada jenis stevia apa yang Anda konsumsi. Ketika pemanis rendah kalori telah mendapat persetujuan dari BPOM, berarti pemanis tersebut aman untuk digunakan. Namun, tidak semua stevia dibuat dengan seimbang. Ada beberapa jenis stevia yang dibuat dengan lebih banyak proses kimianya dibandingkan dengan kandungan stevianya. Pun dengan dampak negatifnya, masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dampak negatif yang benar-benar disebabkan oleh stevia.

Stevia tidak memiliki kalori dan bersifat 200 kali lebih manis daripada gula dalam takaran yang sama. Karena tidak ada kalori pada pengganti gula ini, jelas kita akan berasumsi bahwa pemanis ini baik digunakan untuk diet. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan, mengganti gula dengan pemanis buatan atau pemanis rendah kalori lainnya tidak otomatis memudahkan Anda untuk menurunkan berat badan.

Berdasarkan kajian dalam International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders, penelitian pada tahun 2004 pada tikus menunjukkan pemanis rendah kalori membuat binatang menjadi makan yang berlebihan. Seorang penulis penelitian kemudian berpendapat orang yang menggunakan pemanis buatan dapat mengalami masalah kesehatan yang berkaitan dengan kelebihan gula, seperti sindrom metabolik. Sindrom ini dapat memicu diabetes.

Perlu Anda ketahui, adanya pendapat lain yang mengungkapkan bahwa stevia tidak memiliki efek samping pada masalah metabolisme jangka pendek. Bahkan penelitian pada tahun 2010, yang melibatkan 12 orang yang mengidap obesitas dan 19 orang yang memiliki badan kurus, tidak ditemukan perilaku makan yang berlebihan. Gula darah setelah memakan yang mengandung stevia makan juga lebih rendah dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula. Stevia juga mampu membuat kadar insulin menurun dibandingkan dengan pemanis buatan lain, seperti aspartame dan sukrosa.

Apa saja manfaat dari stevia?

Berdasarkan situs draxe.com, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan kemampuan stevia sebagai pengobatan alami. Tanaman tersebut dapat membawa keuntungan untuk proses penyembuhan. Apa saja klaim manfaat tersebut?

  • Memiliki kemampuan antikanker. Sebuah jurnal Food Chemistry yang dipublikasikan studi Kroasia menunjukkan stevia diduga memiliki manfaat potensial untuk pengobatan alami dari kanker usus, digabungkan dengan daun blackberry.
  • Baik untuk diabetes. Menggunakan stevia dibandingkan gula akan sangat membantu untuk penderita diabetes. Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan Journal of Dietary Supplement, ada evaluasi tentang bagaimana stevia berpengaruh pada tikus yang terkena diabetes, lalu ditemukan tikus yang diberi sekitar 200 dan 500 mg setiap hari mengalami penurunan level gula darah, trigliserida,dan alkali fosfatase. Penelitian pada manusia juga menunjukkan mengonsumsi stevia sebelum makan dapat mengurangi level gula darah setelah makan dan insulin.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi. Glikosida pada ektrak stevia ditemukan bisa melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan pengeluaran natrium, kedua hal tersebut dapat membantu dalam menjaga tekanan darah pada level yang sehat.

Memang banyak ditemukan berbagai macam manfaat dari stevia, tapi untuk mengonsumsinya, sebaiknya secukupnya saja. Tetap hindari mengonsumsinya secara berlebihan.

 

Jumat, 24 September 2021

TEMULAWAK



TEMULAWAK








Kali ini kita akan mengupas tentang tanaman herbal " Temulawak". Sepintas, temulawak dan kunyit memang memiliki banyak persamaan. Mereka sama-sama tumbuhan yang berasal dari keluarga Zingiberaceae dan memiliki genus Curcuma.
Meski demikian, keduanya memiliki nama spesies berbeda, yakni Curcuma domestica untuk kunyit dan Curcuma zanthorrhiza untuk temulawak. Tak pelak, keduanya pun memiliki beberapa perbedaan mencolok, mulai dari bentuk tanamannya, bentuk rimpangnya, hingga fungsi dan pemanfaatannya.

Perbedaan temulawak dan kunyit dari segi fisik

Perbedaan temulawak dan kunyit bisa dikenali dari bentuk fisik rimpangnya. Selain itu, karena keduanya merupakan tanaman yang tumbuh di bawah tanah, Anda juga dapat membedakan temulawak dan kunyit dari bentuk daun, batang, serta bunganya.
  • Rimpang

Di dapur, temulawak dan kunyit biasanya sudah berbentuk rimpang. Coba letakkan keduanya secara berdampingan, maka Anda akan menemukan beberapa perbedaan temulawak dan kunyit.
Meski warna kulitnya sama-sama kuning kotor atau cokelat kemerahan, keduanya berbeda dari segi ukurannya. Bentuk temulawak lebih besar dan bulat, sedangkan kunyit lebih lonjong dan ramping.
Warna 'daging' temulawak dan kunyit juga biasanya sama-sama kuning hingga jingga tua. Namun, kadar kuning pada kunyit biasanya lebih pekat sehingga tanaman ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai pewarna makanan, misalnya pada kari, opor, hingga nasi kuning.
  • Batang dan daun

Selain mengenali perbedaan temulawak dan kunyit dari rimpangnya, Anda juga bisa membedakan keduanya sejak masih berbentuk tanaman. Dari bentuk batang, keduanya sama-sama berbatang semu, tapi batang temulawak bisa tumbuh hingga 2 meter, sedangkan batang kunyit lebih pendek, yakni sekitar 1 meter saja.
Daun tanaman kunyit dan temulawak sama-sama agak lebar dengan ukutan lebar bisa mencapai 18 cm. Hanya saja, panjang daun temulawak biasanya hanya berkisar 50-55 cm, sedangkan daun kunyit bisa memanjang hingga 31-83 cm.

Perbedaan temulawak dan kunyit dari fungsinya

Secara fungsi, perbedaan temulawak dan kunyit juga cukup signifikan. Salah satunya adalah ketika keduanya dikonsumsi dalam porsi yang lebih banyak.
Makan kunyit terlalu banyak disebut-sebut dapat mengakibatkan sakit perut, pusing, mual, hingga diare. Sebaliknya, mengonsumsi temulawak dalam jumlah yang sedikit di atas normal dianggap lebih aman bagi lambung, bahkan tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk meringankan berbagai masalah pencernaan, seperti perut kembung, sakit perut, hingga irritable bowel syndrome (IBS).
Meskipun demikian, temulawak dan kunyit memiliki beberapa persamaan dalam hal manfaat, yaitu:
  • Meredakan gejala osteoartritis: temulawak dan kunyit sama-sama mengandung curcumin yang dapat meredakan peradangan sehingga meringankan nyeri akibat osteoartritis.
  • Mengurangi obesitas: sifat antiperadangan pada temulawak dan kunyit juga dapat mengurangi lemak dalam tubuh.
  • Menyehatkan jantung: di luar perbedaan temulawak dan kunyit, kedua tanaman in terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida sehingga kadar kolest
  • erol Anda cenderung normal yang kemudian menurunkan risiko Anda terkena berbagai penyakit jantung.
  • Mencegah diabetes: kunyit dan temulawak bisa meningkatkan metabolisme gula dalam darah sehingg menurunkan risiko Anda terkena diabetes.
  • Menyehatkan hati: konsumsi ekstrak temulawak dan kunyit juga terbukti dapat mengurangi paparan radikal bebas yang dapat merusak hati, meski klaim ini baru berdasarkan penelitian pada hewan.
  • Mencegah kanker usus: meski klaim ini baru berdasarkan penelitian tahap awal, tidak ada salahnya mengonsumsi kunyit atau temulawak yang berpotensi mencegah Anda terkena kanker usus dan jenis kanker lainnya.

Temulawak dikenal sebagai bahan olahan jamu tradisional. Tanaman herba yang banyak dijumpai di Indonesia ini memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan. Rupanya manfaat temulawak tidak sebatas untuk kesehatan saja, tetapi juga baik untuk kecantikan.
Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza adalah tanaman herba yang termasuk ke dalam golongan suku temu-temuan yakni tanaman yang akar dan batangnya menyatu di dalam tanah. Tanaman ini juga umumnya digunakan untuk bumbu dapur dan diolah sebagai tambahan penyedap rasa makanan.
Temulawak memiliki beragam kandungan nutrisi yang baik seperti zat tepung, kurkumin, minyak atsiri, phleandren, protein, kamfer, serat, glukosida, antioksidan, turmerol, borneol, kalsium, zat besi, potasium, sodium, dan masih banyak yang lainnya.
Kandungan yang ada tersebut membuat temulawak memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan dan kecantikan.lanja Diskon, Cashback, Promo Pesta Brand Pilihan, Bebas Ongkir & KejarManfaat Temulawak untuk Kesehatan

1. Memperlancar Proses Pencernaan

Kandungan serat juga kurkumin yang tinggi pada temulawak dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Khasiat temulawak yang satu ini cocok bagi kamu yang memiliki masalah susah buang air besar.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Salah satu manfaat dari temulawak yang terkenal adalah ia mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita dan menghindari berbagai macam penyakit. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa mengolah temulawak menjadi minuman dengan cara merebusnya.

3. Sebagai Antibakteri dan Antijamur

Manfaat temulawak yang dapat kamu temukan adalah sebagai antibakteri dan antijamur. Adanya senyawa xanthorrizol pada temulawak ternyata cukup efektif untuk membasmi bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella.

4. Mencegah Kanker

Salah satu manfaat temulawak untuk kesehatan berikutnya adalah mencegah kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam temulawak mampu menyusutkan sel kanker dan mencegah terbentuknya kanker di badan.

5. Mengatasi Peradangan

Senyawa anti radang pada temulawak mendatangkan manfaat yang mana mampu mengatasi peradangan. Senyawa tersebut dapat menghambat produksi prostaglandin E2 yang memicu peradangan akibat luka.

6. Membantu Proses Metabolisme Tubuh

Obat herbal yang satu ini memiliki manfaat membantu proses metabolisme tubuh. Manfaat temulawak ini diperoleh dari adanya kandungan pati dan turmerol dan sangat baik untuk tubuh.

7. Menambah Nafsu Makan

Salah satu manfaat temulawak yang terkenal yakni mampu menambah nafsu makan. Kandungan atsiri dalam temulawak kerap dimanfaatkan oleh orang-orang yang kehilangan nafsu makan umumnya pada anak-anak.

8. Mengatasi Radang Sendi

Mengkonsumsi temulawak dipercaya dapat meredakan radang sendi. Temulawak dipercaya memiliki khasiat yang sama dengan ibuprofen yang sering diberikan pada pasien osteoarthritis.

9. Menurunkan Kolesterol

Khasiat temulawak yang sering digunakan untuk kesehatan adalah untuk menurunkan kolesterol. Kandungan kurkuma yang tinggi membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL).

10. Meningkatkan Stamina

Temulawak dan jahe bila dikonsumsi bersamaan akan memiliki khasiat yang baik untuk stamina tubuh. Temulawak serta jahe umumnya dikonsumsi oleh olahragawan untuk meredakan tubuh dari kelelahan akibat aktivitas fisik yang tinggi.

11. Mengatasi Masuk Angin

Sumber Gambar: Bustle
Perut kembung akibat masuk angin memang seringkali tidak disadari oleh tubuh. Untuk itu, konsumsi lah temulawak sewaktu-waktu kamu masuk angin.
Temulawak mampu mengatasi masuk angin karena adanya kandungan piridoksin pada tanaman tersebut.

12. Baik untuk Kesehatan Hati

Temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati dari efek samping obat. Manfaat temulawak untuk kesehatan hati ini juga dibarengi dengan kemampuan merangsang cairan empedu.

13. Membantu Mengeluarkan Toksin dalam Tubuh

Manfaat temulawak untuk kesehatan yakni membantu mengeluarkan toksin tubuh. Hal ini dimungkinkan berkat kandungan Phelandren yang ada dalam tanaman herba tersebut.

Manfaat Temulawak untuk Kecantikan

14. Mengatasi Jerawat

Seperti yang telah disebutkan di atas, temulawak memiliki kandungan antibakteri. Kandungan tersebut menambah daftar manfaat temulawak untuk wajah.
Dalam hal ini kamu bisa mengkonsumsinya atau diambil sari temulawak sebagai masker untuk mengatasi masalah jerawat pada wajahmu.

15. Mencegah Penuaan Dini

Manfaat temulawak untuk wajah adalah mencegah penuaan dini. Kandungan minyak atsiri yang tinggi membuat temulawak cocok digunakan sebagai cara untuk menghalau penuaan dini pada wajah lho, Toppers.

16. Menghaluskan Kulit Wajah

Menggunakan temulawak sebagai cara menghaluskan kulit wajah juga bisa banget kok. Kandungan minyak atsiri ini dipercaya efektif untuk membuat kulit tampak lebih halus.
Manfaat temulawak untuk wajah ini membuat temulawak kerap dijadikan bahan dasar untuk sabun wajah.

17. Menghilangkan Noda Hitam di Wajah

Minyak atsiri pada temulawak juga mampu mengatasi flek atau noda hitam di wajah. Flek hitam biasanya timbul karena meningkatnya produksi melanin akibat sinar UV.

18. Melembabkan Wajah

Debu dan sinar matahari dapat membuat kulit wajah menjadi kering. Dalam hal ini, kamu juga bisa menggunakan temulawak lho.
Manfaat temulawak untuk wajah ini bisa kamu optimalkan dalam bentuk masker yang dicampur dengan minyak zaitun dan kuning telur.

19. Meringankan Nyeri Haid

Sifat temulawak yang dingin dapat meringankan nyeri haid. Tubuh akan terasa rileks dan perlahan-lahan nyeri haid akan hilang.
Umumnya temulawak akan dicampur bersama kunyit lalu direbus untuk diminum selama nyeri haid berlangsung.

20. Menghilangkan Bekas Luka pada Wajah

Terakhir, manfaat temulawak untuk kesehatan adalah mampu menghilangkan bekas luka pada wajah.
Seperti yang telah disebutkan di atas, adanya minyak atsiri dan senyawa anti radang dalam temulawak mampu mengatasi peradangan pada luka dan membuat kulit cerah dan sehat.

Banyak sekali manfaat Temulawak ini bukan?
jadi tunggu apalagi, yuk beralih ke bahan bahan alami yang Allah ciptakan untuk kita.
Semoga Bermanfaat

Minggu, 19 Juli 2020

DAUN KELOR


DAUN KELOR
Siapa yang tak mengenal wujud dari daun kelor? Daun ini juga menjadi perumpamaan dunia tak selebar daun kelor. 
Bernama latin Moringa oleifera, tanaman kelor pun menjelma jadi suplemen ataupun obat mujarab bagi kesehatan. Kelor dapat diolah dengan beragam bentuk, bisa sebagai makanan, minuman, ataupun bubuk suplemen. Di negara barat, daun Moringa ini banyak digunakan sebagai suplemen kesehatan maupun obat diet.

Meski kecil, ternyata daun kelor memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Telah banyak penelitian yang membuktikan kandungan manfaat dari daun kelor ini sebagai obat herbal.
Daun yang bernama latin Moringa oleifera ini ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Daun ini mengandung protein dan vitamin C yang dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan. Bahkan, daun kelor juga dapat menjaga kesehatan dan kekuatan rambut.
 
Tanaman kelor pun menjelma jadi suplemen ataupun obat mujarab bagi kesehatan. Kelor dapat diolah dengan beragam bentuk, bisa sebagai makanan, minuman, ataupun bubuk suplemen. Di negara barat, daun Moringa ini banyak digunakan sebagai suplemen kesehatan maupun obat diet.
Daun kelor di Benua Afrika telah digunakan sebagai makanan dan obat-obatan sejak ribuan tahun lalu.

7 manfaat utama dari daun kelor yang bisa membantu membasmi beragam penyakit kronis.

1. Memiliki banyak kandungan nutrisi

Daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan asam amino. Daun kelor banyak mengandung vitamin A, C, dan E. Tak hanya itu daun kelor juga memiliki kandungan kalsium, potasium, dan protein yang berguna bagi kesehatan tubuhmu.
Vitamin A yang ada di kelor sebanyak dua kali lipat lebih banyak dari pada wortel. Sedangkan kandungan kalsiumnya 14 kali lebih besar dari susu. Empat kali lebih besar dari pisang. Sungguh kaya akan kandungan vitamin dan zat baik!

2. Mampu menangkal radikal bebas

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine dari National Institutes of Health, daun kelor yang diolah menjadi sebuah minuman memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan mampu melawan radikal bebas sehingga sangat dianjurkan untuk kamu yang ingin menjaga tubuh agar tetap sehat. Antioksidan banyak terkandung dalam bunga, daun, dan bibit tanaman kelor. Antioksidan yang terkandung dikenal dengan flavonoids, polyphenols, dan ascorbic acid.

3. Mampu melawan inflamasi dan menurunkan kadar gula

Inflamasi atau peradangan atau infeksi yang mampu menyebabkan penyakit seperti diabetes, jantung, obesitas, dan artritis. Daun Moringa atau Kelor bisa mengurangi kadar gula maupaun kolesterol dalam tubuhmu.

Mengonsumsi daun kelor sangat dianjurkan untuk memperlancar peredaran darah dalam jantung. Bukan hanya itu, daun kelor juga bisa mengurangi kandungan lemak pada darah. Kolesterol pun berkurang secara perlahan.

4. Mampu menjaga sistem kekebalan tubuh terutama jantung

Mengonsumsi daun kelor sangat dianjurkan untuk memperlancar peredaran darah dalam jantung. Bukan hanya itu, daun kelor juga bisa mengurangi kandungan lemak pada darah. Kolesterol pun berkurang secara perlahan. 

5. Membantu kesehatan otak dan hati

Antioksidan yang terkandung dalam daun kelor ini sangat membantu untuk kesehatan otak. Antioksidan, vitamin E dan C mampu melawan penurunan fungsi neuron dalam otak. Jadinya, fungsi otakmu mampu bekerja maksimal.

6. Mengandung antimicrobial dan antibacterial

Daun kelor memiliki kandungan antibakteri dan antijamur yang berfungsi untuk melawan infeksi yang terjadi pada tubuhmu. Daun kelor telah terbukti mampu melawan bakteri seperti infeksi kulit, saluran kemih, dan masalah pencernaan.

7. Mampu mempercepat penyembuhan luka

Daun kelor mampu membantu mempercepat waktu pembekuan luka. Dengan demikian, kamu bisa sembuh lebih cepat dari biasanya.

 Berikut adalah cara mengolah daun kelor menjadi teh:
  1. Petik daun kelor yang masih segar dan muda. ...
  2. Rendam daun kelor di dalam air bersih untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.
  3. Keringkan daun kelor setelah dicuci. ...
  4. Jika daun kelor sudah kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.
Mudah kan?
Tanaman herbal ini bsa diperoleh dengan mudah.

Semoga bermanfaat

Kamis, 09 Juli 2020

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

Temulawak yang mempunyai nama latin Curcuma xanthorrhiza merupakan tanaman obat yang biasa dijadikan sebagai bahan jamu. Temulawak memiliki bentuk dan warna yang hampir mirip dengan kunyit. Di beberapa daerah temulawak disebut sebagai koneng gede.

Temulawak dikenal sebagai bahan olahan jamu tradisional Tanaman herbal yang banyak dijumpai di Indonesia ini memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan. Rupanya manfaat temulawak tidak sebatas untuk kesehatan saja, tetapi juga baik untuk kecantikan.
Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza adalah tanaman herba yang termasuk ke dalam golongan suku temu-temuan yakni tanaman yang akar dan batangnya menyatu di dalam tanah. Tanaman ini juga umumnya digunakan untuk bumbu dapur  dan diolah sebagai tambahan penyedap rasa makanan.
Temulawak memiliki beragam kandungan nutrisi yang baik seperti zat tepung, kurkumin, minyak atsiri, phleandren, protein, kamfer, serat, glukosida, antioksidan, turmerol, borneol, kalsium, zat besi, potasium, sodium, dan masih banyak yang lainnya.
Kandungan yang ada tersebut membuat temulawak memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Yuk, simak!

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

1. Memperlancar Proses Pencernaan

Kandungan serat juga kurkumin yang tinggi pada temulawak dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Khasiat temulawak yang satu ini cocok bagi kamu yang memiliki masalah susah buang air besar.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Salah satu manfaat dari temulawak yang terkenal adalah ia mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita dan menghindari berbagai macam penyakit. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa mengolah temulawak menjadi minuman dengan cara merebusnya.

3. Sebagai Antibakteri dan Antijamur

Manfaat temulawak yang dapat kamu temukan adalah sebagai antibakteri dan antijamur. Adanya senyawa xanthorrizol pada temulawak ternyata cukup efektif untuk membasmi bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella.

4. Mencegah Kanker

Salah satu manfaat temulawak untuk kesehatan berikutnya adalah mencegah kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam temulawak mampu menyusutkan sel kanker dan mencegah terbentuknya kanker di badan.

5. Mengatasi Peradangan

Senyawa anti radang pada temulawak mendatangkan manfaat yang mana mampu mengatasi peradangan. Senyawa tersebut dapat menghambat produksi prostaglandin E2 yang memicu peradangan akibat luka.

6. Membantu Proses Metabolisme Tubuh

Tumbuhan herbal yang satu ini memiliki manfaat membantu proses metabolisme tubuh. Manfaat temulawak ini diperoleh dari adanya kandungan pati dan turmerol dan sangat baik untuk tubuh.

7. Menambah Nafsu Makan

Salah satu manfaat temulawak yang terkenal yakni mampu menambah nafsu makan. Kandungan atsiri dalam temulawak kerap dimanfaatkan oleh orang-orang yang kehilangan nafsu makan umumnya pada anak-anak.

8. Mengatasi Radang Sendi

Mengkonsumsi temulawak dipercaya dapat meredakan radang sendi. Temulawak dipercaya memiliki khasiat yang sama dengan ibuprofen yang sering diberikan pada pasien osteoarthritis.

9. Menurunkan Kolesterol

Khasiat temulawak yang sering digunakan untuk kesehatan adalah untuk menurunkan kolesterol. Kandungan kurkuma yang tinggi membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL).

10. Meningkatkan Stamina

Temulawak dan jahe bila dikonsumsi bersamaan akan memiliki khasiat yang baik untuk stamina tubuh. Temulawak serta jahe umumnya dikonsumsi oleh olahragawan untuk meredakan tubuh dari kelelahan akibat aktivitas fisik yang tinggi.

11. Mengatasi Masuk Angin

Perut kembung akibat masuk angin memang seringkali tidak disadari oleh tubuh. Untuk itu, konsumsi lah temulawak sewaktu-waktu kamu masuk angin.
Temulawak mampu mengatasi masuk angin karena adanya kandungan piridoksin pada tanaman tersebut.

12. Baik untuk Kesehatan Hati

Temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati dari efek samping obat. Manfaat temulawak untuk kesehatan hati ini juga dibarengi dengan kemampuan merangsang cairan empedu.

13. Membantu Mengeluarkan Toksin dalam Tubuh

Manfaat temulawak untuk kesehatan yakni membantu mengeluarkan toksin tubuh. Hal ini dimungkinkan berkat kandungan Phelandren yang ada dalam tanaman herba tersebut.

Manfaat Temulawak untuk Kecantikan

14. Mengatasi Jerawat

Seperti yang telah disebutkan di atas, temulawak memiliki kandungan antibakteri. Kandungan tersebut menambah daftar manfaat temulawak untuk wajah.
Dalam hal ini kamu bisa mengkonsumsinya atau diambil sari temulawak sebagai masker untuk mengatasi masalah jerawat pada wajahmu.

15. Mencegah Penuaan Dini

Manfaat temulawak untuk wajah adalah mencegah penuaan dini. Kandungan minyak atsiri yang tinggi membuat temulawak cocok digunakan sebagai cara untuk menghalau penuaan dini pada wajah lho, Toppers.

16. Menghaluskan Kulit Wajah

Menggunakan temulawak sebagai cara menghaluskan kulit wajah juga bisa banget kok. Kandungan minyak atsiri ini dipercaya efektif untuk membuat kulit tampak lebih halus.
Manfaat temulawak untuk wajah ini membuat temulawak kerap dijadikan bahan dasar untuk sabun wajah.

17. Menghilangkan Noda Hitam di Wajah

Minyak atsiri pada temulawak juga mampu mengatasi flek atau noda hitam di wajah. Flek hitam biasanya timbul karena meningkatnya produksi melanin akibat sinar UV.

18. Melembabkan Wajah

Debu dan sinar matahari dapat membuat kulit wajah menjadi kering. Dalam hal ini, kamu juga bisa menggunakan temulawak lho.
Manfaat temulawak untuk wajah ini bisa kamu optimalkan dalam bentuk masker yang dicampur dengan minyak zaitun dan kuning telur.

19. Meringankan Nyeri Haid

Sifat temulawak yang dingin dapat meringankan nyeri haid. Tubuh akan terasa rileks dan perlahan-lahan nyeri haid akan hilang.
Umumnya temulawak akan dicampur bersama kunyit lalu direbus untuk diminum selama nyeri haid berlangsung.

20. Menghilangkan Bekas Luka pada Wajah

Terakhir, manfaat temulawak untuk kesehatan adalah mampu menghilangkan bekas lukapada wajah.
Seperti yang telah disebutkan di atas, adanya minyak atsiri dan senyawa anti radang dalam temulawak mampu mengatasi peradangan pada luka dan membuat kulit cerah dan sehat.

Demikian manfaat temulawa. Banyak sekali bukan?
Yuk kita kembali ke tumbuhan herbal alami.

Semoga bermanfaat

Kamis, 02 Juli 2020

WAJAH CERAH DENGAN LEMON

Mau kulit wajah cerah dan berseri ?

Semua wanita pasti menginginkan wajahnya tetap cerah dan tidak termakan usia.  Namun untuk mendapatkan kulit yang tetap terjaga seringkali kaum hawa dihadapkan pada biaya yang lumayan menguras isi dompet untuk melakukan berbagai macam perawatan.

Namun jangan khawatir ternyata tak kalah dahsyatnya buah yang satu ini mampu membuat kulit tetap cerah dan awet muda.

Lemon adalah salah satu buah yang apabila mendengarnya namanya saja kita sudah merasa merinding karena seolah - olah rasa asam nya sudah sampai di tenggorokan.
Lemon mengandung bahan alami dipercaya tidak kalah bagus dengan produk kecantikan lainnya dan pastinya tanpa efek samping.

Manfaat lemon didapatkan dari kandungan buah ini yang mengandung asam sitrat, vitamin C, kalsium, asam folat, vitamin B5, B3, B1, B2, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan masih banyak lagi. Kita tidak perlu menggunakan bahan kimia yang berbahaya dan biasanya memiliki efek samping bila telah menggunakan jeruk lemon yang alami sebagai bahan perawatan kulit wajahmu.

Apalagi pada zaman sekarang ini, sudah banyak bahan-bahan alami yang bisa dijadikan sebagai bahan utama dalam perawatan wajah.

Manfaat Jeruk Lemon untuk Wajah

Mencerahkan Wajah

Manfaat jeruk lemon untuk wajah yang pertama adalah dapat mencerahkan wajah. Menggunakan bahan alami ini sangat baik dijadikan ritual perawatan wajah secara rutin. Dengan rutin mengonsumsi jus lemon dan memakainya sebagai masker, cara tersebut bisa membantu membuat wajahmu menjadi lebih cerah. Manfaat jeruk lemon untuk wajah ini bisa didapatkan karena mengandung bahan-bahan yang dapat membantu mencerahkan kulit.
Untuk membuat masker lemon yang bisa mencerahkan wajah, kamu bisa mencampurkan air lemon dengan air, lalu aplikasikan pada kulit wajah. Tunggu selama 20 menit, lalu bilas dengan bersih. Selain itu, kamu juga bisa mencampurkan perasan lemon dengan satu sendok madu, lalu aplikasikan di wajah sekitar 15-20 menit dan bilas dengan air hangat. Jika kamu melakukan cara ini secara rutin, bisa membantu mencerahkan wajah secara permanen.

Mengobati Jerawat

Manfaat jeruk lemon untuk wajah juga bisa mengobati jerawat. Buah lemon sangat ampuh untuk mengobati jerawat yang kadang muncul saat momen sindrom pra haid datang. Caranya, ambil 1 buah lemon lalu peras airnya kemudian campurkan ke dalam air. Oleskan langsung campuran perasan buah lemon dengan air pada bagian yang berjerawat dengan menggunakan cotton bud, lalu diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan manfaat jeruk lemon untuk wajah dengan meminum air perasan 1 buah lemon utuh dicampur dengan 3 gelas air. Simpan di dalam botol untuk diminum sepanjang hari. Air lemon ini akan membantu mengatasi jerawat dari dalam tubuh.
Bahkan manfaat jeruk lemon untuk wajah juga bisa memudarkan bekas jerawat.  Usapkan langsung sebuah lemon pada muka kamu dan biarkan selama 10 menit. Lakukan secara rutin sampai bekas jerawat di muka kamu hilang.

Menghilangkan Komedo

Selanjutnya, manfaat jeruk lemon untuk wajah adalah dapat menghilangkan komedo. Kandungan di dalam buah lemon dapat mengangkat dan mengeluarkan kotoran yang dapat menyebabkan komedo di wajah, sehingga kulit wajah jauh dari komedo yang mengganggu. Caranya yaitu dengan mengoleskan air perasan jeruk lemon pada daerah wajah yang terdapat komedo dengan menggunakan cotton bud, lakukan secara rutin dan teratur setiap hari setelah membersihkan wajah.

Mengatasi Wajah Berminyak

Bagi orang-orang yang memiliki masalah wajah berminyak, jeruk lemon bisa mengatasinya. Wajah berminyak tentunya akan sangat menganggu penampilan. Kulit yang berminyak akan selalu tampak kusam. Oleh karena itu, dengan menggunakan jeruk lemon, kamu bisa mengurangi produksi minyak berlebih yang sangat mengganggu bagi penampilan dan tampilan wajah. 

Mengatasi Tanda-Tanda Penuaan Dini

Jeruk lemon juga dapat mengatasi tanda-tanda penuaan dini. Berbagai tanda-tanda penuaan dini seperti keriput serta pigmentasi bisa kamu atasi dengan menggunakan jeruk lemon ini. Kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon bersifat antioksidan. Antioksidan pada lemon akan membantuk sel-sel kulit wajah menangkal radikal bebas. Selain itu, antioksidan pada lemon juga akan merangsang peningkatan produksi kolagen kulit sehingga tanda penuaan bisa diatasi segera.
Jeruk lemon juga dapat mengatasi flek hitam pada wajah. Aplikasikan air buah lemon kepada daerah yang terkena flek hitam atau bintik-bintik pada wajah Anda. Air lemon mengandung bahan-bahan yang dapat membantu memutihkan serta membuat wajah lebih bersih. Air tersebut akan membantu pengelupasan kulit Anda sehingga dapat mengurangi pigmentasi.

Memutihkan Wajah

Manfaat Jeruk lemon untuk wajah berikutnya adalah untuk memutihkan kulit wajah. Jeruk lemon mengandung asam sitrat yang berfungsi sebagai komponen pemutihan alami. Sifat pemutih di dalamnya termasuk membantu mencerahkan dan membersihkan kulit.
Cara memutihkan kulit wajah dengan jeruk lemon sebenarnya sangat mudah. Cukup dengan menyampurkan 2 sendok makan air perasan Lemon dengan 3 sdm air putih, aduk rata dan oleskan ke seluruh wajah dan leher. Biarkan selama 30 menit dan cuci dengan air dingin. Ulangi prosedur ini setiap hari untuk mencapai hasil yang lebih maksimal dalam waktu yang singkat. Kamu juga dapat menambahkan madu kedalam campuran ini untuk membantu mengurangi segala jenis iritasi kulit.


Komplit kan ?

Nah Tunggu apalagi?  

Yuk mulailah kembali ke alam


Semoga bermanfaat

 


Rabu, 01 Juli 2020

MADU



Madu bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Hal ini sudah dibuktikan dengan banyaknya produk kecantikan dan obat-obatan yang memakai madu sebagai bahan dasarnya. Bahkan madu juga dijadikan sebagai bahan campuran di beberapa makanan dan minuman.

Madu berawal dari nektar yang dihasilkan oleh lebah. Madu alami jauh lebih berkhasiat ketimbang di kemasan yang telah tercampur oleh bahan-bahan lainnya. Di sisi lain, madu asli juga bersifat lebih kental daripada yang kemasan.

Madu memiliki rasa manis yang khas karena mengandung unsur monosakarida fruktosa dan glukosa yang lebih baik ketimbang gula.
Madu mengandung kalori gula yang dapat menyerap lemak dengan baik, terutama apabila dikonsumsi bersamaan dengan air hangat.
Madu memiliki campuran senyawa fruktosa (38.5 persen) dan glukosa (31 persen). Selain itu, hasil produsen lebah ini juga memiliki kandungan karbohidrat seperti sukrosa, maltrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya.

Madu juga mengandung anti-oksidan dari senyawa chrysin, pinobaksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Semua kandungan tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Madu bagi Kesehatan

1. Mencegah Diabetes
Madu dapat mencegah diabetes. Penyakit yang satu ini disebabkan kadar gula darah yang terlalu tinggi lantaran banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis. Oleh karena itu, madu adalah solusinya.
Anda sebagaiknya mengganti gula dengan madu sebagai pemanis. Madu memiliki kombinasi fruktosa dan glukosa dapat membantu tubuh mengatur kadar gular darah.

2. Mencegah Kanker dan menyehatkan jantung
Madu mengandung antioksidan tinggi yang dapat menangkal pertumbuhal sel-sel jahat dalam tubuh, termasuk kanker.
Tak hanya bermanfaat untuk mencegah kanker, madu juga bisa meningkatkan kesehatan jantung berkat kandungan antioksidan dan flavonoid. Madu juga dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah, sehingga mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Menurut penelitian di School od Medicine, Cardiff University, Inggris, madu dapat merangsang produksi sel-sel kekebalan tubuh. Berkat nutrisi dalam madu, metabolisme dan stamina tubuh akan meningkat.
Madu turut andil dalam mendetoks bakteri yang dapat membuat tubuh mudah terserang penyakit. Itulah mengapa madu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal segala penyakit.

4. Menyembuhkan Luka
Madu tidak hanya baik dikonsumsi dari dalam tubuh, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai obat luar. Madu dapat mengobati luka luar, termasuk luka akibat jatuh dan luka bakar.

5. Menurunkan Kolesterol dan Berat Badan
Madu sejak dulu memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk mengecilkan perut buncit.
Madu juga dipercaya mampu menurunkan badan. Anda bisa mencampurkan madu dengan air hangat dan perasan lemon atau jeruk nipis. Kedua bahan tersebut ampuh mengecilkan perut secara alami.
Madu dan jeruk nipis mampu mendorong pembakaran lemak secara efektif. Selain itu, bahan ini juga dapat melancarkan sistem pencernaan. Sehingga lemak dan sisa makanan tidak terlalu lama mengendap dalam tubuh.

Manfaat Madu bagi Kecantikan

Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, madu juga berkhasiat untuk kecantikan, mulai dari kulit, bibir, dan rambut. Anda bisa menjadikan madu alami sebagai masker rutin. Berikut adalah manfaat madu bagi kecantikan:
  1. Melembapkan kulit
  2. Mengangkat sel kulit mati
  3. Menghilangkan komedo
  4. Menyamarkan noda bekas jerawat
  5. Menghilangkan flek hitam
  6. Mengecilkan pori-pori wajah
  7. Menghaluskan wajah
  8. Mengobati jerawat
  9. Mencegah penuaan dini dan membuat awet muda
  10. Menyamarkan garis halus atau keriput
  11. Melembapkan bibir
  12. Mengatasi bibir pecah-pecah
  13. Memerahkan bibir
  14. Menguatkan rambut
  15. Membuat rambut lebih berkilau
  16. Menghitamkan rambut
  17. Membasmi kutu rambut
 Semoga Bermafaat

MANFAAT DAUN PEGAGAN








Daun pegagan (Centella asiatica) adalah tanaman liar yang sering digunakan oleh orang-orang Asia. Tumbuhan ini juga sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisonal Cina serta pengobatan Ayurveda.

Manfaat daun pegagan dalam kedua pengobatan tradisonal tersebut adalah sebagai antimikroba, antiinflamasi, antidiabetes, antidepresan, dan meningkatkan daya ingat. Bagaimanakah pendapat para ahli medis?

Manfaat daun pegagan yang sudah diteliti

Tidak semua klaim orang-orang mengenai khasiat daun pegagan didukung oleh pembuktian dari riset imiah. Sejauh ini, beberapa khasiat yang sudah dikaji oleh para ilmuwan meliputi: 

1. Meningkatkan fungsi otak dan daya ingat 

Manfaat daun pegagan sebagai ramuan herbal untuk mengatasi gangguan suasana hati dan meningkatkan daya ingat sudah dipraktikkan dalam pengobatan tradisonal sejak lama. 

Meskipun hasil dari beberapa penelitian ilmiah belum bisa sepenuhnya mendukung klaim tersebut, ada bukti-bukti bahwa daun pegagan punya manfaat langsung dan tidak langsung terhadap kesehatan otak. 

Daun pegagan diduga bisa memengaruhi kemampuan kognitif dan memori secara tidak langsung. Pasalnya, tanaman ini memang memiliki efek meningkatkan kewaspadaan yang kemudian bisa meningkatkan kemampuan memori jangka pendek.

2. Memperbaiki suasana hati dan mengatasi depresi

Daun pegagan nampaknya memiliki efek mengurangi gangguan kecemasan dengan cara mengontrol aktivitas neurotransmiter yang disebut gamma-aminobutyric acid (GABA). Kandungan asam asiatat dalam tanaman ini diperkirakan menjadi pemicu efek pada GABA tersebut. 

Khasiat asam asiatat dalam daun pegagan memengaruhi penyerapan GABA oleh otak. Hal ini menjadikan daun pegagan berpotensi menjadi obat herbal untuk mengatasi gangguan kecemasan,insomnia, dan depresi tanpa efek sedatif seberat obat-obatan kimia. Contohnya, zolpidem dan barbiturate.

Meski demikian, manfaat daun pegagan di atas masih membutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut. 

3. Memperbaiki sirkulasi darah

Manfaat pegagan selanjutnya adalah memperbaiki sirkulasi darah. Berdasarkan penelitian, ada sejumlah bukti mengenai manfaat daun pegagan untuk memperbaiki sirkulasi darah bagi penderita chronic venous insufficiency (CVI). Penyakit ini adalah gangguan pada pembuluh vena di kaki, sehingga terjadi mengalami masalah dalam mengalirkan darah kembali ke jantung. 

Sebuah riset di Malaysia menyimpulkan bahwa kelompok lanjut usia yang diobati dengan daun pegagan menunjukkan perbaikan yang signifikan dari gejala CVI. Contohnya, rasa sakit dan edema yang berkurang dan kaki tidak lagi terasa berat.

Efek tersebut diduga berkaitan dengan kandungan senyawa kimia triterpene pada daun pegagan. Senyawa ini menstimulasi produksi cardiac glycoside yang meningkatkan daya pompa jantung dan frekuensi kontraksinya. 

Beberapa studi lain juga menemukan bahwa daun pegagan membantu stabilisasi plak lemak di dinding pembuluh darah, sehingga mencegah lepasnya plak yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

4. Menyamarkan stretchmark dan menyembuhkan luka

Menurut penelitian ilmiah tahun 2013, daun pegagan bisa dimanfaatkan untuk menyamarkan penampakan strechmark di kulit. Kandungan terpenoid dalam tanaman ini diduga bisa meningkatkan produksi kolagen oleh tubuh.

Berkat itulah, daun pegagan diyakini mampu mencegah timbulnya stretchmark baru, sekaligus memperbaiki penampilan kulit dengan menyamarkan stretchmark yang sudah ada. 

Penelitian lain juga menemukan bahwa ekstrak daun pegagan memiliki efek positif dalam mempercepat penyembuhan luka, untuk beberapa jenis. Misalnya, luka akibat beda tajam, luka sobek tak beraturan akibat benturan, dan luka yang terinfeksi.

Para penggemar skincare mungkin tak asing lagi dengan manfaat daun pegagan untuk luka ini. Pasalnya, cica cream yang mengandung centella asiatica belakangan ini kerap diminati karena manfaatnya dalam menyembuhkan luka, khususnya jerawat.

5. Membantu dalam meredakan sakit persendian

Khasiat antiradang dari manfaat pegagan diduga bisa membantu mengatasi artritis . Sebuah studi terhadap tikus di laboratorium menemukan bukti bahwa pemberian tanaman ini bisa mengurangi radang sendi maupun erosi tulang rawan dan tulang.

Kandungan antioksidan dalam daun pegagan juga berpengaruh positif terhadap imunitas tubuh, sehingga mengurangi inflamasi. 

Penggunaan daun pegagan sebagai suplemen

Saat ini banyak sekali penggunaan daun pegagan sebagai salah satu komposisi bahan dalam suplemen kesehatan. Hal ini tentu saja membawa perkembangan baik dalam dunia kesehatan. dengan manfaat yang terkandung di dalamnya daun pegagan menjadi salah satu alternatif bagi kita untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Salah saru suplemen yang direkomendasikan para dokter adalah OSB atau omar Smart Brain. Dan OSB ini pun sekarang sudah bisa diperoleh dengan mudah.

Semoga bermanfaat



Tanaman Stevia Sebagai Pengganti Gula, Lebih Sehat?

  Apakah Anda pernah mendengar bahan makanan sebagai pengganti gula? Ada berbagai bahan pengganti gula, yaitu yang termasuk kategori pemani...