Minggu, 19 Juli 2020

DAUN KELOR


DAUN KELOR
Siapa yang tak mengenal wujud dari daun kelor? Daun ini juga menjadi perumpamaan dunia tak selebar daun kelor. 
Bernama latin Moringa oleifera, tanaman kelor pun menjelma jadi suplemen ataupun obat mujarab bagi kesehatan. Kelor dapat diolah dengan beragam bentuk, bisa sebagai makanan, minuman, ataupun bubuk suplemen. Di negara barat, daun Moringa ini banyak digunakan sebagai suplemen kesehatan maupun obat diet.

Meski kecil, ternyata daun kelor memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Telah banyak penelitian yang membuktikan kandungan manfaat dari daun kelor ini sebagai obat herbal.
Daun yang bernama latin Moringa oleifera ini ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Daun ini mengandung protein dan vitamin C yang dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan. Bahkan, daun kelor juga dapat menjaga kesehatan dan kekuatan rambut.
 
Tanaman kelor pun menjelma jadi suplemen ataupun obat mujarab bagi kesehatan. Kelor dapat diolah dengan beragam bentuk, bisa sebagai makanan, minuman, ataupun bubuk suplemen. Di negara barat, daun Moringa ini banyak digunakan sebagai suplemen kesehatan maupun obat diet.
Daun kelor di Benua Afrika telah digunakan sebagai makanan dan obat-obatan sejak ribuan tahun lalu.

7 manfaat utama dari daun kelor yang bisa membantu membasmi beragam penyakit kronis.

1. Memiliki banyak kandungan nutrisi

Daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan asam amino. Daun kelor banyak mengandung vitamin A, C, dan E. Tak hanya itu daun kelor juga memiliki kandungan kalsium, potasium, dan protein yang berguna bagi kesehatan tubuhmu.
Vitamin A yang ada di kelor sebanyak dua kali lipat lebih banyak dari pada wortel. Sedangkan kandungan kalsiumnya 14 kali lebih besar dari susu. Empat kali lebih besar dari pisang. Sungguh kaya akan kandungan vitamin dan zat baik!

2. Mampu menangkal radikal bebas

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine dari National Institutes of Health, daun kelor yang diolah menjadi sebuah minuman memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan mampu melawan radikal bebas sehingga sangat dianjurkan untuk kamu yang ingin menjaga tubuh agar tetap sehat. Antioksidan banyak terkandung dalam bunga, daun, dan bibit tanaman kelor. Antioksidan yang terkandung dikenal dengan flavonoids, polyphenols, dan ascorbic acid.

3. Mampu melawan inflamasi dan menurunkan kadar gula

Inflamasi atau peradangan atau infeksi yang mampu menyebabkan penyakit seperti diabetes, jantung, obesitas, dan artritis. Daun Moringa atau Kelor bisa mengurangi kadar gula maupaun kolesterol dalam tubuhmu.

Mengonsumsi daun kelor sangat dianjurkan untuk memperlancar peredaran darah dalam jantung. Bukan hanya itu, daun kelor juga bisa mengurangi kandungan lemak pada darah. Kolesterol pun berkurang secara perlahan.

4. Mampu menjaga sistem kekebalan tubuh terutama jantung

Mengonsumsi daun kelor sangat dianjurkan untuk memperlancar peredaran darah dalam jantung. Bukan hanya itu, daun kelor juga bisa mengurangi kandungan lemak pada darah. Kolesterol pun berkurang secara perlahan. 

5. Membantu kesehatan otak dan hati

Antioksidan yang terkandung dalam daun kelor ini sangat membantu untuk kesehatan otak. Antioksidan, vitamin E dan C mampu melawan penurunan fungsi neuron dalam otak. Jadinya, fungsi otakmu mampu bekerja maksimal.

6. Mengandung antimicrobial dan antibacterial

Daun kelor memiliki kandungan antibakteri dan antijamur yang berfungsi untuk melawan infeksi yang terjadi pada tubuhmu. Daun kelor telah terbukti mampu melawan bakteri seperti infeksi kulit, saluran kemih, dan masalah pencernaan.

7. Mampu mempercepat penyembuhan luka

Daun kelor mampu membantu mempercepat waktu pembekuan luka. Dengan demikian, kamu bisa sembuh lebih cepat dari biasanya.

 Berikut adalah cara mengolah daun kelor menjadi teh:
  1. Petik daun kelor yang masih segar dan muda. ...
  2. Rendam daun kelor di dalam air bersih untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.
  3. Keringkan daun kelor setelah dicuci. ...
  4. Jika daun kelor sudah kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.
Mudah kan?
Tanaman herbal ini bsa diperoleh dengan mudah.

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanaman Stevia Sebagai Pengganti Gula, Lebih Sehat?

  Apakah Anda pernah mendengar bahan makanan sebagai pengganti gula? Ada berbagai bahan pengganti gula, yaitu yang termasuk kategori pemani...